Rano menyinggung penggunaan teknologi water mist atau penyemprotan air untuk membantu mengendalikan partikel di udara. Metode tersebut sebelumnya pernah digunakan ketika abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masuk ke Jakarta.
Menurutnya, water mist dapat menjadi salah satu langkah pengendalian kualitas udara. Namun, upaya tersebut bukan satu-satunya solusi untuk menghadapi kondisi udara saat ini.
(Fahmi Firdaus )