Austrian Airlines, bagian dari Lufthansa Group, menyatakan bahwa para penumpang akan dialihkan ke penerbangan lain setelah pemeriksaan selesai.
Ynet melaporkan bahwa indikasi awal menunjukkan ancaman tersebut mungkin merupakan alarm palsu, meskipun pihak berwenang belum mengumumkan hasil penyelidikan mereka.
Insiden ini menyusul peristiwa serupa berupa ancaman bom yang melibatkan penerbangan Delta Air Lines dari New York, yang mendarat di Bandara Ben Gurion, Israel, pada Selasa (12/10/2026) lalu. Para penumpang dievakuasi dan pesawat dipindahkan ke area terisolasi untuk diperiksa menyusul adanya peringatan dari pihak anonim.
Pemeriksaan keamanan kemudian mengonfirmasi bahwa peringatan tersebut adalah alarm palsu.
(Rahman Asmardika)