Dapat Ancaman Bom, Pesawat dari Tel Aviv Mendarat Darurat di Bulgaria

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 19 Oktober 2026 15:13 WIB
Ilustrasi.
Share :

SOFIA – Sebuah penerbangan Austrian Airlines dari Tel Aviv menuju Wina dialihkan ke Sofia, Bulgaria, pada Minggu (18/10/2026) malam menyusul adanya laporan ancaman bom, ungkap Kementerian Transportasi Bulgaria.

Maskapai tersebut mengonfirmasi bahwa pesawat Airbus A320, yang beroperasi sebagai penerbangan OS82 dari Tel Aviv, mendarat di ibu kota Sofia pada Minggu malam dengan membawa 51 penumpang dan enam awak pesawat.

Situs berita Israel, Ynet, melaporkan bahwa Austrian Airlines menerima peringatan dari seorang warga negara Austria yang mengeklaim terdapat bom di dalam pesawat tersebut setelah pesawat itu lepas landas dari Israel.

Menurut media tersebut, orang yang melaporkan ancaman itu tidak berada di dalam pesawat.

Para penumpang menuturkan kepada Ynet bahwa mereka telah diberitahu mengenai adanya ancaman bom anonim yang memaksa penerbangan tersebut mengubah rute.

Kementerian Transportasi Bulgaria menyatakan bahwa awak pesawat melaporkan telah menerima peringatan bom saat terbang di dekat perbatasan Rumania, sehingga mereka memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Sofia.

Kementerian Pertahanan Bulgaria menyebutkan bahwa pesawat tempur MiG-29 dikerahkan untuk mengawal pesawat tersebut menuju bandara.

Para penumpang turun setelah pesawat mendarat, sementara pihak berwenang Bulgaria melakukan pemeriksaan keamanan terhadap pesawat tersebut.

 

Austrian Airlines, bagian dari Lufthansa Group, menyatakan bahwa para penumpang akan dialihkan ke penerbangan lain setelah pemeriksaan selesai.

Ynet melaporkan bahwa indikasi awal menunjukkan ancaman tersebut mungkin merupakan alarm palsu, meskipun pihak berwenang belum mengumumkan hasil penyelidikan mereka.

Insiden ini menyusul peristiwa serupa berupa ancaman bom yang melibatkan penerbangan Delta Air Lines dari New York, yang mendarat di Bandara Ben Gurion, Israel, pada Selasa (12/10/2026) lalu. Para penumpang dievakuasi dan pesawat dipindahkan ke area terisolasi untuk diperiksa menyusul adanya peringatan dari pihak anonim.

Pemeriksaan keamanan kemudian mengonfirmasi bahwa peringatan tersebut adalah alarm palsu.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya