Organisasi kemanusiaan Dokter Tanpa Batas atau Médecins Sans Frontières (MSF) melaporkan lebih dari 20 korban luka telah dibawa ke Rumah Sakit Ameth Bek. Tim MSF bekerja bersama petugas dari Kementerian Kesehatan Sudan Selatan untuk menangani para korban.
“Sejauh ini kami telah menerima lebih dari 20 pasien, termasuk beberapa kasus kritis. Pasien dengan luka bakar juga dirawat,” kata Dr. Christian Lindauer, manajer kegiatan medis MSF di rumah sakit tersebut.
Kementerian Luar Negeri Sudan Selatan turut menyalahkan militer Sudan. Menurut kementerian tersebut, serangan menghantam sejumlah lokasi di dalam pasar, menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil serta menyebabkan kerusakan properti secara luas.
Pemerintah Sudan Selatan telah memanggil duta besar Sudan untuk menyampaikan protes. Mereka juga mendesak Sudan agar "menahan diri dari tindakan apa pun yang membahayakan nyawa dan harta benda warga sipil". Kementerian tersebut meminta agar persoalan terkait Abyei diselesaikan melalui jalur diplomatik.
Akol menjelaskan, serangan terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Depot bahan bakar yang terkena serangan diketahui memasok kebutuhan usaha lokal. “Ini adalah situasi yang mengerikan dan mengejutkan,” ujarnya.