JAKARTA - Amerika Serikat (AS) memerintahkan seluruh staf kedutaan beserta keluarga mereka untuk meninggalkan Arab Saudi, di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Langkah tersebut diambil setelah Saudi melaporkan korban jiwa akibat jatuhnya puing-puing drone yang berhasil dicegat, sementara ledakan juga dilaporkan terjadi di wilayah selatan Iran, dekat Selat Hormuz.
Dilansir dari gulfnews, Kamis (22/10/2026). Perintah evakuasi tersebut berlaku bagi seluruh staf Amerika Serikat, dan keluarga mereka yang berada di kedutaan AS di Arab Saudi. Selain itu, keluarga staf kedutaan AS juga diperintahkan meninggalkan Uni Emirat Arab (UEA), Yordania, Qatar, dan Bahrain.
Insiden itu menambah kekhawatiran terhadap keamanan infrastruktur energi dan potensi meluasnya konflik di kawasan Teluk.
Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan adanya ledakan di Provinsi Hormozgan, wilayah selatan Iran yang menghadap langsung ke Selat Hormuz. Namun, informasi mengenai penyebab ledakan tersebut belum dijelaskan secara terperinci dalam laporan yang tersedia.