RIYADH - Dua orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka setelah sistem pertahanan udara Arab Saudi mencegat sebuah drone yang diduga menargetkan Ladang Minyak Shaybah milik perusahaan energi Saudi Aramco.
Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan, korban jiwa dalam insiden tersebut berasal dari warga negara Filipina dan Nepal. Sementara itu, dua korban luka diketahui merupakan warga negara Pakistan dan India.
Meski drone berhasil dicegat sebelum mencapai sasaran, puing-puing yang berjatuhan dilaporkan menimbulkan korban di sekitar fasilitas minyak tersebut.
Peristiwa ini kembali menyoroti risiko serangan terhadap infrastruktur energi Arab Saudi, terutama di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.