Selain peningkatan kemampuan individu, penguatan pelayanan Damkar juga membutuhkan kesiapan sistem secara menyeluruh.
Hal ini meliputi kesiapsiagaan personel, kelayakan sarana dan prasarana, keandalan komunikasi, serta koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
BPSDM Kemendagri turut menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap hasil pelatihan. Peningkatan keterampilan penggunaan peralatan, ketepatan mobilisasi regu, kejelasan komunikasi lapangan, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan diharapkan menjadi indikator perubahan kemampuan aparatur setelah mengikuti pelatihan.
‘’Dengan aparatur yang semakin kompeten, responsif, dan profesional, pelayanan pemadam kebakaran diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih optimal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,’’pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )