CAPE CANAVERAL - Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/ NASA) siap meluncurkan pesawat ulang-alik Atlantis hari ini.
Atlantis yang membawa muatan laboratorium milik Eropa akan menuju Stasiun Antariksa Internasional (International Space Station/ISS) dari Pusat Antariksa Kennedy. �Berdasarkan perkiraan cuaca, kita memiliki 90 persen peluang untuk bisa meluncurkan Atlantis,� kata Kathy Winters, seorang meteorologis.
Atlantis akan diawaki tujuh astronot,termasuk astronot Prancis Leopold Eyharts dan astronot JermanHansSchlegel.Keduanya merupakan perwakilan dari BadanAntariksa Eropa. Eyharts akan tinggal di ISS selama 2,5 bulan guna mempersiapkan laboratorium Columbus milik Eropa untuk tujuan penelitian ilmiah di masa depan.
Sementara Schlegel akan melakukan tiga kali spacewalk sebagai bagian dari misi Atlantis. �Misi ini akan menjadi langkah besar bagi Eropa. Kami menjadi rekan yang lebih penting bagi komunitas antariksa internasional,�tandas Schlegel.
Dengan laboratorium Columbus, Eropa berharap bisa menjadi bagian dari ISS dan memudahkan para astronot melakukan ratusan penelitian di berbagai bidang,seperti bioteknologi, medis,dan sebagainya. Columbus berbentuk silindris dengan panjang 6,87 meter dan diameter 4,49 meter.Laboratorium ini berbobot kosong lebih dari 10 ton dan berbobot penuh 19 ton.
Columbus bisa memuat tiga orang atau lebih dan 10 unit perlengkapan riset. Jepang pun mempersiapkan laboratoriumKibo,komponenkeempat yang nantinya dipasangkan di ISS.Kibo merupakan komponen terbesar dan tercanggih di antara semua komponen di ISS. Kibo rencananya akan mulai dikirim ke ISS pada Februari 2008 dengan tiga kali peluncuran.