Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pejuang Jugun Ianfu Mardiyem Wafat

Priyo Setyawan , Jurnalis-Jum'at, 21 Desember 2007 |13:03 WIB
Pejuang Jugun Ianfu Mardiyem Wafat
Mardiyem semasa hidup (foto: repro)
A
A
A

YOGYAKARTA - Pejuang hak wanita dan mantan jugun ianfu, Mardiyem (79), tadi malam menghembuskan napas terakhir. Ia wafat karena menderita sakit ketuaan di rumahnya, Gang Suryo, Ngampilan, Yogyakarta.

Almarhumah yang semasa hidupnya terus berjuang menuntut negara Jepang agar meminta maaf kepada para mantan jugun ianfu dan juga ganti rugi secara materil. Ini terkait atas apa yang telah mereka lakukan pada masa lalu kepada para jugun ianfu. Yaitu telah menjadikan mereka korban kekerasan untuk melayani nafsu tentara Jepang.

Selain itu, ia juga berharap agar pemerintah melakukan sosialisasi tentang Jugun Ianfu secara benar pada kurikulum sekolah. Sehingga generasi muda Indonesia mengetahui siapa dan mengapa terjadi Jugun Ianfu serta tidak pernah ada lagi kata pelacur untuk para mantan Jugun Ianfu.

Namun, sebelum niat dan perjuangan Mardiyem ini terwujudkan, yang diatas berkehendak lain. Mardiyem harus menghadap sang pencipta untuk memenuhi panggilan-Nya.

Pesan terakhir Madiyem sebelum meninggal dunia, agar keluarga dan mantan jugun ianfu tetap meneruskan perjuang tersebut. "Ibu berpesan agar keluarga dan para mantan jugun ianfu yang masih hidup terus melanjutkan perjuangannya," kata Mardiyem anak satu-satunya Mardiyo, di sela-sela menerima takziah, Jumat (21/22/2007).

Sedangkan jenazah Mardiyem dimakamkan di pemakaman umum Singojayan, Yogyakarta, siang ini.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement