Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demo Century, Massa Tutup Jalan Malioboro

Satria Nugraha , Jurnalis-Selasa, 09 Maret 2010 |12:02 WIB
Demo Century, Massa Tutup Jalan Malioboro
A
A
A

YOGYAKARTA - Aksi unjukrasa lebih dari 50 massa dari Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) di Jalan Malioboro hari ini berlangsung tegang.  
 
Ketegangan berlangsung karena massa melakukan aksi menutup Jalan Malioboro serta membakar ban. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Malioboro sempat macet beberapa menit. Bahkan aparat kepolisian terpaksa mengalihkan arus lalu-lintas di Jalan Malioboro melewati Jalan Reksobayan (depan Mapoltabes) Yogya.
 
Sebelumnya, massa juga melakukan aksi melempar tomat di depan istana gedung Agung terhadap gambar dan slogan SBY bersama Partai Demokrat sebelum maju sebagai pilpres lalu yang secara tegas berbunyi “Katakan Tidak Pada Korupsi”.
 
Tidak sampai disini, sempat terjadi ketegangan ketika beberapa polisi berusaha memadamkan ban yang dibakar oleh pengunjukrasa. Namun, niat polisi dihalang-halangi pengunjukrasa sehingga sempat menyebabkan ketegangan kedua belah pihak meski tidak berujung kepada bentrokan.
 
Dalam aksinya AMUK secara tegas menilai selain Sri Mulyani dan Boediono, Presiden SBY juga bertanggungjawab atas kesalahan bailout Bank Century sehingga ketiganya harus segera diadili.
 
“Turunkan dan adili SBY. Yakni Sri Mulyani, Boediono dan Yudhoyono sebagai penanggungjawab kebijakan bailout Century,” seru Kordinator Aksi Elias Idie, Selasa (9/3/2010).
 
Ia menambahkan, KPK juga harus segera meningkatkan status pelaku-pelaku yang terkait kasus Century ini sebagai tersangka. Di sisi lain AMUK juga melihat bahwa hasil proses politik atas kasus Century yang diwujudkan dalam kesimpulan Pansus tidak mempunyai kekuatan penekan sama sekali.
 
“Ini harus dituntaskan melalui proses hukum agar keadilan ditegakkan,” katanya.
 
Para pengunjukrasa juga sempat membawa beberapa spanduk dan poster yang antara lain bertuliskan “ Malu Saya Punya Presiden Koruptor”,” Berani Korupsi Harus Berani Mati” dan spanduk lainnya.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement