Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jihad Alasan Aris Masuk Jaringan Noordin M Top

Syndi , Jurnalis-Rabu, 17 Maret 2010 |15:53 WIB
Jihad Alasan Aris Masuk Jaringan Noordin M Top
Bom Kuningan
A
A
A

JAKARTA - Dalam sidang lanjutan kasus peledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, terungkap terdakwa Aris Susanto tertarik masuk jaringan Noordin M Top, karena panggilan jihad dan solidaritas.
 
Aris diketahui berperan sebagai perantara yang mempertemukan Saifudin Zuhri dan Noordin M Top. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/3/20010) kepada majelis halim, Aris mengaku mengenal Saefudin Zuhri sejak tahun 2005.

Saefudin merupakan tersangka teroris yang memiliki kemampuan dalam merekrut dan tewas dalam penggerebekan Densus 88 di Ciputat. "Pertama kali mengenal Saefudin Zuhri pada tahun 2005 di Masjid Senayan. Lalu pada Agustus 2007 mulai aktif di jaringan Al Qaeda pimpinan Noordin M Top," papar Aris.

Dia mengemukakan, alasan tertarik dan bergabung dengan organisasi teroris karena panggilan jihad. Selain itu, didorong rasa solidaritas dan kekeluargaan. Pasalnya, istri Aris merupakan adik dari Saefudin Zuhri. Dalam persidangan, Aris juga mengakui perannya sebagai petugas antar-jemput. Kala itu, dia menjemput Ibrahim di pinggir jalan sekira 2 kilometer dari Hotel Santi, Kuningan, Jawa Barat.

Ibrohim, menurut kepolisian merupakan pelaku kunci pengeboman di Mega Kuningan 17 Juli 2009 lalu. Selanjutnya, terdakwa juga menjemput Dani, pelaku bom bunuh diri di Mega Kuningan.

Menurut dia, setelah tiga hari bertemu Saefudin, Aris ditugaskan untuk menjemput Noodin dari Pekalongan, Jawa tengah. Kemudian mereka mengadakan rapat di Hotel Santi. Dalam rapat tersebut hadir Dani Dwi Permana, Ibrahim, Saefudin Zuhri, dan Noodin.

Masih menurut Aris, sebelum peledakan pada Rabu 15 Juni, Dani check in di kamar 1808. Baru keesokan harinya bom yang sudah jadi, ditaruh di kamar Dani. Sementara yang memberi instruksi untuk meledakkan bom adalah Saefudin melalui fasilitas 3G.

(Dadan Muhammad Ramdan)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement