DEPOK - Malang nasib Febrian. Bocah berusia empat tahun itu harus bergelut dengan tumor ganas di bagian mata kirinya. Febrian tak bisa bermain lagi, lantaran kelopak matanya tertutup daging.
Kedua orangtua Febrian yang tinggal di rumah sederhana di Jalan Dempo RT 003/010, Sukmajaya Depok pun hanya bisa pasrah lantaran terganjal persoalan biaya.
Jangankan untuk membiayai pengobatan anaknya, untuk bernaung dari panas dan hujan pun pasangan Budi Triharyadi dan Rohati ini, terpaksa harus menumpang di rumah Ruspandi, nenek Febrian, karena tak sanggup lagi membayar kontrakan.
Rohati, Ibu Febrian mengungkapkan, dirinya pernah membawa anak pertamanya itu berobat ke pengobatan alternatif di kawasan Karanganyar, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan Rohati dan suaminya lantaran tak sanggup membiayai operasi Febrian sebesar Rp4 juta.
“Kata dokter saat itu biayanya Rp4 juta,” katanya kepada wartawan di rumahnya, Minggu (28/03/10).
Rohati mengetahui anaknya menderita tumor ganas dari hasil diagnosa dokter spesialis mata di sebuah klinik di dekat rumahnya. Dari klinik itu Febrian sempat dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
“Dari dokter RSCM juga bilang kalau anak saya memang harus dioperasi. Tapi saya enggak punnya uang sebesar itu, suami saya cuma kuli bangunan. Saya juga numpang di rumah orang tua,” ujarnya.
Hingga kini belum ada bantuan dari Pemerintah Kota Depok khususnya puskesmas ataupun Dinas Kesehatan. Rohati dan suaminya kini tengah berusaha meminta Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) ke Dinas Kesehatan Kota Depok guna keperluan pengobatan anaknya.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.