DENPASAR - Para pedagang dadakan masih mengandalkan kaos bergambar Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk menarik minat pembeli.
Sejak dua hari terakhir, selain atribut baliho, suasana kongres PDIP yang akan berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, pada 5 hingga 9 April ini disemarkkan pula kehadiran pasar kaget.
Persis di depan hotel tempat berlangsungnya kongres, para pedagang menempati beberapa stan yang disediakan panitia. Mereka berjualan aneka atribut atau asesoris PDIP seperti gantungan kunci, stiker, topi dan lainnya.
Selain itu, ada juga para pedagang bermobil yang menjual baju kaos di Jalan By Pass Ngurai Rai, Sanur, sekira 500 meter dari arena kongres.
Salah seorang pedagang, Ifasriana (35), mengaku dirinya jauh-jauh dari Blitar, Jawa Timur, hanya untuk berjualan kaos. “Waktu kongres tahun 2005 lalu, saya juga datang ke Bali jualan kaos PDIP,” ucapnya, Minggu (4/3/2010).
Bersama beberapa pedagang dari kotanya, mereka mencoba peruntungan dengan menawarkan kaos seharga Rp50 ribu. “Saya khusus bawa kaos yang bergambar Megawati atau Soekarno, karena ini yang paling laku,” tambahnya.
Dikatakan Ifa, kaos-kaos yang dijualnya tersebut memang didesain dari Blitar dan tidak dijumpai di Denpasar. Makanya, banyak simpatisan Megawati tertarik membeli kaos hasil rancangannya. Dia mengakui masih mengandalkan kaos bergambar Megawati dan Soekarno karena banyak diburu pembeli. “Saya bawa 2000 pieces, ya mudah-mudahan bisa laku semua,” harapnya.
Ana, pedagang lainnnya juga mengaku menjajakan kaos sampai selesainya kongres yang diperkirakan akan dihadiri 1.700 peserta, utusan, dan undangan tersebut. “Lumayan lah hasilnya. Setiap ada Kongres PDIP, saya pasti jualan kaos. Sekalian lihat suasana pulau Bali,” tuturnya.
(Anton Suhartono)