Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2.000 Telur Penyu Segera Menetas di Pantai Kuta

Rohmat , Jurnalis-Rabu, 12 Mei 2010 |10:58 WIB
2.000 Telur Penyu Segera Menetas di Pantai Kuta
nisd.net
A
A
A

KUTA – Sedikitnya, 2.000 butir telur penyu jenis lekang olive ridley akan menetas Pantai Kuta, Bali, untuk selanjutnya dikembalikan ke laut.  
 
Ribuan telur tersebut ditemukan para petugas satgas maupun wisatawan yang ada di sekitar pantai. Semia telur penyu yang dalam istilah latinnya lepidochelys olivaced itu dikumpulan sejak April 2010 lalu.
 
“Semua telur penyu kami tetaskan di tempat penangkaran penyu sea turtle conservation yang berada di tanah milik desa adat di Pantai Kuta,” terang Kepala Pengamanan Satgas Pantai Kuta, IGN Tresna, Rabu (12/05/2010).
 
Telur-telur tersebut ditetaskan di sebuah sarang berukuran 10x7x3 meter. Ia menjelaskan, tempat penetasan dirancang khusus berbentuk penyu berada di pinggir pantai.
 
Dari bangunan berbentuk penyu besar itu, diatasnya diberi pasir sebagai sarang penetasan telur. Pada bagian atap bangunan dibuatkan penutup yang bisa dibuka sewaktu waktu, sebagai ventilasi matahari dan udara.
 
Tresna, menyebutkan telur telur penyu langka yang disebut juga penyu hijau itu, membutuhkan waktu sekira 45 hari untuk menjadi penyu. “Ya kira kira minggu ketiga bulan ini sampai Juni sebagian sudah menetas,” terang dia.
 
Setelah menetas, nantinya semua penyu akan dikembalikan ke laut sebagai habitatnya. “Ini sudah menjadi komitmen kami untuk melestarikan hewan langka ini agar tidak punah,” jelasnya.
 
Selain untuk pelestarian spesies satwa langka, dengan dibuatnya tempat penetasan penyu lekang itu, juga bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan. “Kami harapkan tempat penetasan telur penyu ini menjadi ikon baru pariwisata Pantai Kuta,” harap Tresna didampingi pelaksana proyek sea turtles Consevation Bali, Wayan Bali.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement