Din Prihatin Tewasnya Kontributor SUN TV

Maria Ulfa Eleven Safa, Okezone · Sabtu 21 Agustus 2010 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2010 08 21 340 365240 b4neppblTf.jpg

JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku prihatin dengan tewasnya kontributor SUN TV Ridwan Salamun saat meliput konflik di Desa Fidatan, Kecamatan Dullah Utara, Maluku.

"Ini sungguh memprihatinkan. Konflik yang didasari motif apapun, entah suku, agama dan kelompok  yang terjadi membuktikan bahwa indikator hukum di Indonesia lemah," ujar Din di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (21/8/2010).

Atas nama apapun, sambung Din, konflik yang terjadi di Indonesia tidak dapat dibiarkan. Aparat penegak hukum harus lebih tegas dan berani mengambil sikap terhadap kedua etnis atau kedua kelompok yang bertikai.

"Kalau lama-lama dibiarkan, Indonesia akan menjadi negara kekerasan," cetusnya. Din menambahkan, keberanian kedua etnis atau kedua kelompok yang saling bertikai main hakim sendiri diakibatkan karena penegak hukum di wilayah tersebut takut.

"Mereka semakin berani karena penegak hukumnya takut. Karena tidak ada tindakan apa-apa dari penegak hukum. Lama-lama hukum rimba yang terjadi. Kalau sudah pakai otot kita nggak akan pakai otak lagi," tandasnya.

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini