Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Asyik Kuliah di UNY Dilengkapi Rusunawa

Asyik Kuliah di UNY Dilengkapi Rusunawa
Image: corbis.com
A
A
A

KULONPROGO – Kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang ada di Wates, Kulonprogo dilengkapi dengan rumah susun sewa mahasiswa (rusunawa). Rusunawa ini diperuntukkan bagi mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2010 ini.

Nanti seluruh mahasiswa baru UNY yang belajar di kampus Wates wajib menghuninya. Sebanyak 174 kamar diperkirakan mampu menampung sekira 510 mahasiswa. “Harapan kami, para mahasiswa ini akan lebih mudah belajar maupun mengikuti proses pendidikan,” ujar Rektor UNY Rochmad Wahab seusai melakukan sosialisasi awal penggunaan rusunawa, akhir pekan lalu.

Rusunawa Kampus UNY ini mulai dibangun sejak 2008 oleh Kantor Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Bangunan berlantai empat ini berdiri di sebelah belakang kampus UNY. Satu bangunan khusus untuk mahasiswa laki-laki dan satu bangunan lagi khusus untuk perempuan.

Sebenarnya rusunawa itu akan diresmikan akhir tahun nanti. Pihak akademisi telah merancang penambahan bangunan untuk musala atau masjid. Dari pengecekan bangunan, ternyata membutuhkan tempat beribadah yang lebih luas.

Pihak UNY menjamin keberadaan rusunawa itu tidak akan mengganggu pendapatan masyarakat yang memiliki pondokan. Sebab, hanya mahasiswa baru yang ditampung. Mereka hanya satu tahun boleh tinggal. Begitu tahun ajaran baru, mereka akan pindah dan digantikan oleh mahasiswa baru.
“Nanti hanya ada beberapa mahasiswa lama yang bisa tinggal sebagai pimpinan hunian dan memberi contoh,” paparnya.

Sivitas Akademisi UNY menjamin tingkat keamanan penghuninya. Termasuk mengantisipasi adanya mahasiswa laki-laki dan perempuan bisa masuk. Nanti akan ada petugas yang ditempatkan di setiap pintu masuk. “Kami juga akan lakukan pembinaan mental keagamaan, jadi tidak resah,” tandas Rohmad.

Bupati Kulonprogo Toyo Santoso Dipo menyambut positif keberadaan rusunawa ini. Selain menambah tingkat perputaran ekonomi, rusunawa juga akan menjadikan daya tarik investasi di Kulonprogo. Selama ini investor selalu menanyakan keberadaan kampus di dalam wilayah. “Untuk menjamin keamanan, kami akan tempatkan petugas polisi pamong praja dalam beberapa bulan ini,” kata Toyo.

Toyo menerangkan, Pemkab secepatnya akan mengatur masalah kependudukan bagi mahasiswa yang tinggal. Mereka akan diberikan kartu tinggal sementara sebagai warga Kulonprogo. Termasuk kemungkinan proses pengurusan KTP nasional dari masing-masing daerah.

Pengelola Kampus UNY Wates Dapan mengatakan, mereka yang tinggal di rusunawa tetap akan dikenai tarikan uang sewa. Khususnya untuk membayar biaya listrik yang dipergunakan setiap hari. Jumlah uang sewa masih menunggu koordinasi lebih lanjut.

Pada sosialisasi tersebut juga digelar pentas wayang kulit oleh Ki Dalang Wisnu Hadi Sugito dengan lakon Babad Alas Wonomarto. (kuntadi/sindo)  

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement