Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Potret Buram Warga Miskin Kota

Masalah Banyak, Jumlah 'Baju Coklat' Terbatas

Taufik Hidayat , Jurnalis-Selasa, 26 Oktober 2010 |10:04 WIB
Masalah Banyak, Jumlah 'Baju Coklat' Terbatas
Satpol PP (Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Upaya Dinas Sosial DKI Jakarta mengurangi jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) diakui sulit.

Kabid Pelayanan Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta Sri Winarni mengakui jumlah sumber daya manusia (SDM) tidak sebanding dengan banyaknya masalah sosial di Jakarta.
"Kami berupaya ke bawah, jumlah "baju coklat" terbatas, sementra jumlah masalahnya banyak,"
katanya kepada okezone, baru-baru ini.

Sri menganggap pemerintah daerah kurang memberikan peluang pekerjaan kepada warganya, sehingga meski PMKS sudah dikembalikan ke tempat asal mereka tetap memilih kembali ke Jakarta.

Dinas Sosial DKI Jakarta mencatat jumlah PMKS  219.049. PMKS itu tersebar di berbagai wilayah antara lain, Jakarta Pusat 33.556 jiwa, Jakarta Utara 58.507 jiwa, Jakarta Barat 38.160 jiwa, Jakarta Timur 67.227 jiwa, Jakarta Selatan 19.003 jiwa, dan Kepulauan Seribu 2.554 jiwa. Jumlah itu membuat kerepotan petugas di Jakarta untuk mengurangi jumlah PMKS.

"Ketimpangan ekonomi lapangan kerja. Kami maklum mereka cari botol, karena sektor ekonomi di daerah tidak dikembangkan," katanya.  Sri berharap program Mitra Praja Utama (MPU)
sebagai pihak yang akan menerima para PMKS yang dikembalikan ketempat asal akan diberdayakan.

MPU tersebar di beberapa wilayah antara lain, Jawa Barat, Jawa Tengan, Lampung, Bali yang dianggap sebagai asal PMKS di Jakarta. "Mitra Praja Utama dari berbagai daerah akan menangani permasalahan sosial di daerah mereka. PMKS yang dipulangkan dua kali setahun akan di berdayakan mereka," katanya.

(Dadan Muhammad Ramdan)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement