Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

UI Pindahkan 5 Pohon Ki Tambleg dari Subang

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Selasa, 02 November 2010 |15:11 WIB
UI Pindahkan 5 Pohon Ki Tambleg dari Subang
Image: corbis.com
A
A
A

DEPOK - Guna menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah pemanasan global, Universitas Indonesia (UI) membidik lima pohon African baobab dari Sukamandi, Subang, Jawa Barat untuk dipindahkan ke kampus UI Depok. Kelima pohon tersebut berasal dari Afrika dan dikenal masyarakat sekitar dengan nama pohon Ki Tambleg.

Batang pohon tersebut berdiameter empat meter sehingga butuh lebih dari delapan orang untuk mengelilingi pohon tersebut. Sementara tingginya lebih dari 17 meter dan berusia sekira 160 tahun.

Rektor UI Gumilar Rusliwa Soemantri mengatakan, pemindahan pohon tersebut bermanfaat untuk penelitian mahasiswa UI. Selain itu, pohon tersebut memiliki berbagai manfaat dari mulai buah, daun, bunga, dan akar. "Buahnya mengandung vitamin C dan nutrisi serta kalsium. Bunganya cantik, daunnya bisa dibuat sayur atau lalapan, dan baik untuk riset," ujarnya kepada wartawan di Subang, Selasa (2/11/2010).

Pemindahan pohon tersebut bekerja sama dengan PT Sang Hyang Seri sekaligus pemilik lahan. Selain itu, UI juga bekerja sama dengan Waskita untuk mengangkut pohon tersebut menggunakan alat berat (crane). Direktur PT Sang Hyang Seri Eddy Budiono menyetujui pemberian pohon tersebut untuk riset herbal. Selain itu,  kata Eddy, ke depan UI dapat menjadi tempat ekowisata.

"Saya terkejut ternyata Rektor UI sudah lebih tahu dan survei terhadap pohon tersebut, tidak ada kata lain selain setuju ditanam di UI. Pohon ini tumbuh di tempat tropis dan berpotensi sebagai wisata lingkungan," papar Eddy.

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement