Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penjara Rusia Manjakan Napi dengan Kursi Berjemur

Hermanto , Jurnalis-Rabu, 10 November 2010 |15:28 WIB
Penjara Rusia Manjakan Napi dengan Kursi Berjemur
Ilustrasi kursi berjemur (Foto: Ist)
A
A
A

MOSKOW - Salah satu penjara Rusia yang paling terkenal, akan segera memasang kursi berjemur untuk meningkatkan kesehatan para tawanan.

Penjara Butyrka seperti bangunan benteng terbuat dari bata bergaya abad ke 19 di Moskow ini telah banyak menahan tokoh-tokoh yang terkenal seperti penulis era Soviet Alexander Solzhenitsyn dan Isaak Babel hingga keponakan Adolf Hitler, Heinrich.

"Kami mengembangkan layanan medis tambahan dan bahkan kami akan memberikan kursi berjemur," ujar Kepala Penjara Sergei Telyatnikov seperti dilansir Reuters, Rabu (10/11/2010).

Kursi berjemur itu nantinya difungsikan untuk tujuan medis, dan akan segera dipasang pada akhir tahun ini.

Penjara Rusia yang padat dan manajemen yang buruk akhirnya mendapatkan pengawasan ketat setelah tewasnya pengacara Sergei Magnitsky di penjara pada November 2009, dia menghabiskan beberapa bulan masa hidupnya di penjara Butyrka.

Pengacara berusia 37 tahun itu dahulunya merupakan ekuitas dana investasi di Rusia, dia menyatakan bahwa dirinya ditahan secara ilegal dan tidak diberikan perawatan medis yang layak walaupun sudah meminta beberapa kali.

Pada awal tahun ini, dikabarkan bahwa hampir setengah narapidana dinyatakan sakit, banyak yang terinfeksi HIV atau tuberkolosis. Hal tersebut diperkirakan karena peralatan medis yang sudah kadaluarsa dan masalah kesehatan.

Penjara itu juga nantinya akan dilengkapi dengan layanan telepon internet, sehingga mereka bisa menghubungi sanak famili dengan biaya murah.

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement