GEMPA bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter mengguncang Haiti pada 12 Januari lalu. Setidaknya 300 ribu orang tewas akibat tertimbun reruntuhan gedung.
Gempa Haiti ini membuka catatan bencana alam yang terjadi di dunia sepanjang 2010. United States Geological Survey (USGS) menyatakan bencana itu merupakan gempa bumi terbesar di Haiti dalam 200 tahun lebih.
Titik gempa diketahui berpusat di 18,45 derajat Lintang Utara dan 72,44 Bujur Barat atau berjarak 16 kilometer barat daya ibu kota Port-au-Prince. Kota ini didiami sekira 1 juta orang. Berdasarkan catatan USGS, gempa terjadi pukul 16.53 waktu setempat, 12 Januari 2010 atau pukul 04.53 WIB, Rabu 13 Januari 2010. Kedalaman gempa yang hanya sekira 10 kilometer. Tak heran jika dampak gempa dirasakan sangat dahsyat.
Skala kehancuran yang terjadi di Haiti ternyata lebih parah dibandingkan dengan tragedi tsunami yang menghantam Aceh dan negara-negara Asia pada akhir 2004. Diperkirakan kerugian akibat bencana Haiti mencapai USD14 miliar.
Gempa tidak hanya menimbulkan korban tewas dari masyarakat biasa, beberapa staf PBB yang bertugas di Negara Kepulauan Karibia tersebut juga menjadi korban. PBB memastikan 14 staf termasuk dalam korban tewas. Sementara 56 lainnya menderita luka-luka.
Lima warga negara Indonesia juga turut terkena dampak bencana dahsyat ini. Beruntung kelima WNI selamat dari gempa tersebut. Menteri Luar Negeri Marty memastikan lima WNI dalam keadaan selamat. Dua orang WNI yang menjadi sukarelawan Misi Stabilisasi PBB di Haiti (MINUSTAH), Endang dan Yogi, berhasil menyelamatkan diri dari gedung markas MINUSTAH yang runtuh diguncang gempa.
Sementara tiga lainnya, yang sebelumnya tidak diketahui nasibnya, pada akhirnya juga dipastikan selamat. Ketiga WNI tersebut, Ni Luh Made Juini, Ni Ketut Yastri Astiti, dan I Gusti Ayu Putu Sukerti, selamat setelah Hotel Caribee di Port au Prince, tetap kokoh berdiri dalam guncangan gempa tersebut.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.