LONDON - Pengadilan Tinggi Inggris memutuskan larangan tehadap gaya rambut cornrow oleh sekolah tinggi St Gregorius Catholic Science College di London telah menimbulkan diskriminasi dan mesti diubah.
Selama ini, sekolah tinggi tersebut mengharuskan siswa pria bergaya rambut pendek tradisional sebagai upaya menghapuskan simbol yang berhubungan dengan geng tertentu.
Namun, aturan ini digugat ke pengadilan oleh seorang siswa berusia 11 tahun ketika dirinya ditolak masuk saat menghadiri hari pertama sekolah dengan gaya rambut cornrow. Pengacara siswa yang kini berusia 13 tahun tersebut mengatakan, larangan itu melanggar hukum diskriminasi ras dan seks karena siswa perempuan diperbolehkan berkepang.
Hakim yang memutus perkara tersebut pada hari Jumat kemarin mengatakan, larangan tersebut secara tidak langsung telah menyebabkan diskriminasi rasial.
"Conrow harus diperbolehkan jika hal itu merupakan tradisi asli keluarga berdasarkan alasan budaya dan sosial," katanya seperti dilansir Yahoo News, Sabtu (18/6/2011).
Pihak St. Gregorius tampak kecewa dengan putusan ini karena menurut mereka gaya rambut cornrow kerap menjadi lambang budaya geng tertentu.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.