Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kerugian Rusuh LP Kerobokan Jadi Rp2,8 Miliar

Rohmat , Jurnalis-Kamis, 30 Juni 2011 |18:26 WIB
Kerugian Rusuh LP Kerobokan Jadi Rp2,8 Miliar
Ilustrasi penjara (foto: Ist)
A
A
A

DENPASAR- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Denpasar, Kerobokan, Bali Siswanto menjelaskan, dari perhitungan terakhir kerugian akibat hancurnya beberapa fasilitas bangunan dan lainnya yang dirusak napi kini mencapai Rp2,8 miliar.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Balki Taswem Tareb menyebutkan, kerugian akibat kerusuhan di Lapas Kerobokan mencapai Rp1 miliar.

Hasil rekapitulasi kerugian itu, kata dia, telah dikirim ke Menteri Hukum dan HAM dengan harapan agar bisa diklaim ke BNN yang dinilai bertanggung jawab atas kerusuhan tersebut.

"Jumlah kerugian itu berdasar perhitungan yang telah kami lakukan melibatkan tim kosultan," ujar Siswanto saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Lapas Kerobokan, Bali, Kamis (30/6/2011).

Jumlah sebesar itu, kata Siswanto, sudah dilakukan lewat proses perhitungan yang cermat mulai seperti kerusakan fisik pada lima bangunan wisma, tempat ibadah, aula, kantin, ruang Kalapas, hingga peralatan elektronik saperti CCTV dan TV yang dihancurkan napi.

Setelah mendengar paparan tersebut, sejumlah anggota dewan meminta agar masalah perbaikan fasilitas yang rusak menjadi prioritas.

"Perbaikan harus diselesaikan, untuk itu kita harus duduk bersama dengan BNN, Kemenkum dan HAM, untuk membicarakan hal itu," ujar Aziz Syamsuddin yang memimpin rombongan DPR.

"Perbaikan ini tidak boleh menunggu, kalau mengacu UU 17 Tahun 2003, bisa makan waktu dua bulan tidak selesai," kata politisi Partai Golkar dalam raker yang dihadiri Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM Untung Sugiono dan Kakanwil Kemnkum dan HAM Bali Taswem Tareb.

Aziz khawatir, jika fasiltas sel yang rusak tidak segera diperbaiki, bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti tahanan atau napi kabur.

"Sebelum perbaikan kami tidak ingin napi kapur, karena itu kami meminta Kalapas untuk bisa menjamin hal ini. Jika perlu tambahan pengamanan ya bisa minta bantuan kepolisian," tutur Aziz.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement