PONOROGO- Kementerian Sosial menunjukkan keseriusan dalam melayani warga penderita keterbelakangan mental atau idiot di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Kemensos akan memenuhi kebutuhan hidup para penderita keterbelakangan mental hingga mereka meninggal dunia. Untuk memudahkan program ini, Kemensos sudah mendirikan Rumah Kasih Sayang yang salah satunya bertugas menyediakan makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya.
Kampung idiot tersebar di empat desa di dua kecamatan di Ponorogo. Desa Krebet dan Sidoharjo di Kecamatan Jambon serta Desa Karangpatihan dan Desa Pandak di Kecamatan Balong.
Empat desa ini berada di wilayah lereng Gunung Rajekwesi di perbatasan antara Kabupaten Ponorogo dan Pacitan di Provinsi Jawa Timur serta Kabupaten Wonogiri di Jawa Tengah.
Lokasi desa terletak di lereng gunung tandus, berkapur, dan banyak mengandung belerang dan bijibesi. Konon, alam yang tandus menjadi salah satu penyebab masyarakat di lereng gunung kekurangan gizi dan iodium.
Dampaknya, ratusan warga di empat desa mengidap cacat permanen, kretinisme atau kekerdilan, gondok, dan keterbelakangan mental atau idiot.
Kemarau panjang di lereng Gunung Rajekwesi pada 1970-an diduga menjadi penyebab utama ratusan warga mengalami keterbekangan mental.
Saat itu terjadi gagal panen sehingga warga kesulitan mendapat mekanan, terjadi krisis air bersih, sehingga mereka lahir dalam kondisi tidak normal. Rata-rata usia warga di desa-desa tersebut hanya 40 tahunan.
Jumlah penderita keterbekangan mental tercatat mencapai 500 jiwa. Data dari pemerintah kabupaten setempat di Desa Krebet dan Desa Sidoharjo terdapat 427 penderita cacat mental dan fisik.
Sementara di Desa Karangpatihan 180 warga di 43 keluarga menderita idiot parah dan sedang dan Desa Pandak ada 54 warga.
Salah satu keluarga penderita keterbelakangan mental adalah Miratun, warga Desa Sidoharjo. Empat anggota keluarga Miratun mengalami keterbelakangan mental parah.
Dikategorikan parah karena mereka tak bisa berkomunikasi dan tak bisa bekerja. Untuk hidup sehari-hari, mereka hanya mengandalkan bantuan orang lain.
Setelah puluhan tahun, kini mulai ada perhatian dari dinas terkait. Pemerintah menyiapkan dana Rp300 juta yang diperuntukkan kepada warga penderita keterbelakangan mental melalui Rumah Kasih Sayang. Program ini diresmikan awal pekan ini.
Rumah Kasih Sayang memberikan jatah makan sehari tiga kali kepada ratusan warga keterbekangan mental. Jatah makan ini akan terus diberikan sampai mereka meninggal dunia.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.