Share

Aktivitas Vulkanik Menurun, Gunung Marapi Masih Berstatus Waspada

Wahyu Sikumbang, RCTI · Jum'at 05 Agustus 2011 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 05 340 488367 c8XP1wbRst.jpg Gunung Marapi (Foto: Rus Akbar/Okezone)

BUKITTINGGI - Meski aktivitas vulkanik Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat menurun, Gunung Marapi hingga saat ini masih berstatus waspada.

Perubahan status Gunung Marapi baru akan diumumkan Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) setelah dilakukan pemantauan langsung dari pos pengamatan di Bukittinggi hari ini.

Berdasarkan pengamatan terakhir yang dilakukan di pos pengamatan di Kota Bukittinggi pada Kamis malam, intensitas aktivitas Gunung Marapi menurun namun status masih waspada. Pasalnya, tercatat terjadi belasan kali gempa vulkanik, meski masih dalam batas normal.

Ketua pos pengamatan Gunung Marapi, Warseno mengatakan, aktivitas Gunung Marapi tidak memengaruhi aktivitas gunung api lainnya.

Gempa tektonik berkekuatan 6 SR yang terjadi di Muko-muko, Bengkulu pada Kamis pagi tidak berpengaruh terhadap aktivitas Marapi. "Hingga saat ini gunung tersebut masih dinyatakan terlarang dan tertutup untuk pendakian," ujarnya Kamis (4/8/2011) malam.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Kabupaten Kota sekitar Gunung Marapi melalui posko siaga membagikan masker kepada warga guna mengantisipasi hujan abu. Semburan material abu vulkanik masih terjadi sedikitnya sebanyak delapan kali.

Hujan abu ini dilaporkan mencapai daerah Sicincin dan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.

Sebelumnya, hujan abu dan bau belerang akibat letusan Gunung Marapi menyebar ke sejumlah daerah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman, Padang Panjang, Bukittinggi, Agam, serta Tanah Datar.

Sekadar diketahui, Gunung Marapi memiliki ketinggian 2.891 di atas permukaan laut dan terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. Gunung Marapi tercatat terakhir memuntahkan awan panas pada 2005 lalu. (put)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini