JAKARTA - Kasus perampasan kaset juru kamera Trans7, Oktaviardi, yang menjadi korban pengeroyokan oleh siswa SMA 6, Jumat pekan lalu, masih belum menemui titik terang. Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Imam Sugiyanto mengatakan, walau sudah ada tiga orang yang diperiksa terkait kasus ini, tapi belum mengarah kepada pelaku perampasan.
"Tiga orang sudah diperiksa dari murid SMA, mereka merupakan saksi yang disajikan Okta. Tapi belum mengarah kepada seorang," katanya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2011).
Keterangan dari Okta sendiri juga diakui Imam masih sangat minim. Kekerasan dan perampasan kaset yang dialami Oktaviardi terjadi pada Jumat 16 September 2011, malam.
Saat itu, Oktaviardi sedang menjalankan tugas jurnalistiknya meliput tawuran siswa SMA 6 dengan siswa SMA 70. Mengetahui aksi memalukan tersebut terekam kamera, beberapa orang yang diduga siswa SMA 6 merampas kaset dan memukul Oktaviardi.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.