Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Konflik Hanya Berakhir Ketika Israel Menarik Diri"

Aulia Akbar , Jurnalis-Kamis, 26 Januari 2012 |16:01 WIB
Foto : Marwan Barghouti (telegraph)
A
A
A

BETHLEHEM - Pimpinan Fraksi Fatah Palestina Marwan Barghouti mengatakan, konflik Palestina dan Israel hanya akan berakhir bila Israel berhenti menduduki Palestina.

Barghouti adalah petinggi Fatah yang saat ini ditahan oleh pasukan Israel di penjara Yerusalem. Dirinya juga merupakan salah satu pejabat Palestina yang menolak untuk mengakui Israel. Barghouti juga menyoroti masalah rekonsiliasi antar fraksi di Palestina pada saat dirinya berada di pengadilan.

"Otoritas Palestina belum menetapkan tanggal yang pasti untuk proses rekonsiliasi. Ketika mereka menetapkannya, kita akan lihat apa yang terjadi. Salah satu hal yang terpenting adalah membentuk pemerintahan kesatuan Palestina dan melakukan perlawanan terhadap Israel dengan cara diplomatis," ujar Barghouti, seperti dikutip Maan, Kamis (26/1/2012).

Pimpinan Fatah itu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sejak 2004 lalu. Barghouti sempat lolos dari pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Israel pada 2001 silam. Meski demikian, pasukan Israel berhasil menangkapnya di Ramallah atas tuduhan melakukan aksi teror dan pembunuhan serta konspirasi.

Barghouti juga menolak untuk memberikan kesaksian-kesaksian terkait peristiwa penahanannya yang dilakukan oleh Israel. Tetapi Barghouti tetap tampil sebagai figur yang kuat dan penting bagi warga Palestina. Pria itu bahkan sempat berperan dalam sejumlah perundingan yang berkaitan dengan pembentukan pemerintahan Palestina.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement