BEIJING - Seorang warga Tibet kembali melakukan aksi bakar di wilayah China. Aksi ini dilakukan untuk melakukan protes atas kebijakan politik China terhadap warga Tibet.
Menurut laporan Radio Free Asia, pelaku aksi bakar diri ini diketahui sebagai biksu. Dia melakukan aksi nekat tersebut di Prefektur Aba, Provinsi Sichuan Rabu 8 Februari kemarin.
Tidak jelas nasib dari pria tersebut, kondisinya pun tidak diketahui hingga saat ini. Ketika membakar dirinya, biksu tersebut meneriakan slogan anti-China. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis (9/2/2012).
Belum ada konfirmasi jelas mengenai aksi bakar diri tersebut, mengingat akses media menuju lokasi kejadian memang ditutup. Bila memang benar insiden mengerikan itu berlangsung, maka total warga Tibet yang melakukan aksi bakar diri hingga saat ini sudah mencapai 20 jiwa.
Sebagian besar aksi itu berujung pada tujuan yang sama. Mereka menginginkan kemerdekaan Tibet dari tangan China dan menuntut kembalinya Dalai Lama, yang pergi ke India saat serangan China ke wilayah Tibet 1959 silam.
Selama ini Pemerintah China menuduh Dalai Lama dan pendukungnya yang mendorong aksi bakar diri. Bagi China, Dalai Lama adalah tokoh kriminal yang kerap menghasut warga Tibet untuk melakukan perlawanan terhadap pemerintah.
Radio Free Asia juga melaporkan aksi protes di dua kota di Provinsi Qinghai. Sekira 1.000 warga turun ke jalan sambil meneriakan slogan kebebasan Tibet. Pasukan keamanan sempat mengepung mereka, tetapi tidak ada aksi kekerasan terjadi dalam protes ini.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.