Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

JK dan Akbar Tak Mampu Saingi Ical

Susi Fatimah , Jurnalis-Senin, 16 April 2012 |12:13 WIB
JK dan Akbar Tak Mampu Saingi Ical
Foto: dok okezone
A
A
A

JAKARTA – Persaingan tokoh Patai Golkar menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 kian terlihat. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan mantan Ketua DPR Akbar Tandjung disebut-sebut akan menjadi calon presiden (capres) dari partai berlambang pohon beringin tersebut, disamping Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical).
 
Menurut Pengamat Politik, Yunarto Wijaya langkah Jusuf Kalla dan Akbar Tandjung akan terganjal di internal Golkar, pasalnya domain peran Ical sebagai Ketua Umum Golkar masih tetap kuat.
 
“Prinsipnya ketua umum peluangnya lebih besar, peluang dukungan resmi internal partai pasti ke Ical,” ujar Yunarto saat dihubungi okezone, Senin (16/4/2012).
 
Sementara JK, lanjutnya, jika akan bertarung di Golkar hanya mengandalkan kekuatan beberapa kader saja yang masih loyal kepadanya.  Berbeda dengan JK, Akbar yang kuat karena ketokohannya di Golkar serta tetap memegang peranan dalam partai pun dinilai sulit untuk maju.
 
Yang terpenting, kata Yunarto saat ini Golkar memutuskan mekanisme pemilihan yang akan digunakan seperti apa. Tiap mekanisme mempunyai kelebihan dan kekuranga. Misalnya dengan Rapat Pimpinan Khusus (Rapimnasus) yang akan segera dilakukan oleh Golkar dalam tahun ini memiliki keuntungan akan mempercepat nama tokoh yang akan diusung oleh Golkar. Sementara jika menggunakan Konvensi, maka akan menguras tenaga dan butuh waktu lama.
 
“Mekanisme konvensi yang memungkinkan JK atau Akbar atau calon lain ikut dalam pertarungan capres,” katanya.
 
Oleh karenanya, sambungnya, sosok Ical masih dinilai tetap kuat dibandingkan Jusuf Kalla dan Akbar Tandjung. “Masih tetap Ical yang kuat. Secara elektoral JK dan Ical tidak jauh popularitasnya,” ucapnya.

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement