Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Romney Akan Membawa Kita ke Tahun 1950"

Aulia Akbar , Jurnalis-Senin, 21 Mei 2012 |16:34 WIB
Foto : Profesor Bourdett Loemis (Fajar Nugraha/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Akademisi dari Universitas Kansas Professor Burdett A Loemis berkomentar terhadap perkataan Mitt Romney yang menganggap Rusia sebagai musuh geopolitik nomor satu bagi Amerika Serikat (AS). Burdett menilai, Romney akan membawa kita semua ke tahun 1950 di mana Perang Dingin masih mewarnai interaksi politik dunia.

"Romney ingin kembali ke Perang Dingin, dia ingin membawa Anda semua ke tahun 1950. Perlu diketahui, AS harus bekerja sama dengan Rusia dalam hal perdagangan dan lainnya," Professor Loemis, di Kedutaan Besar AS, Jakarta, Senin (21/5/2012).

"Saya rasa Presiden Barack Obama bisa menunjukkan sikap yang lebih baik. Bagaimana mungkin Rusia masih menjadi ancaman, bila saat ini angka harapan hidup di Rusia turun dan korupsi pun merajalela di negara tersebut," imbuhnya.

Loemis pun menyoroti strategi-strategi dan sepak terjang Romney dalam pertarungan pilpres AS 2012. Romney mencoba untuk merangkul kelompok tengah, namun selalu mendukung kelompok konservatif, Tea Party. Tea Party pun selalu mengawasi kampanye Romney di pilpres AS, bila rencana kebijakan Romney sudah tidak memihak Tea Party, kelompok itu akan marah.

Mantan Gubernur Massachusetts yang selalu unggul dalam pemilu primary dan mengalahkan politisi-politisi Partai Republik lainnya, memusatkan perhatiannya pada pemilu November. Romney juga memanfaatkan sikap dari Partai Republik AS yang selalu bersatu untuk mengalahkan Barack Obama di pemilu.

Meski selalu unggul di banyak Negara Bagian AS, warga Negeri Paman Sam itu juga masih meragukan kecakapan Romney dalam memimpin AS. Beberapa warga AS bahkan memberikan penilaian yang skeptis terhadap Romney dalam hal memberantas pengangguran di negaranya.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement