Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ron Paul Akhiri Perlombaan Menuju Gedung Putih

Aulia Akbar , Jurnalis-Selasa, 15 Mei 2012 |10:04 WIB
Ron Paul Akhiri Perlombaan Menuju Gedung Putih
Foto : Ron Paul (AP)
A
A
A

WASHINGTON - Bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Ron Paul, akhirnya menyerah dalam perlombaan merebut kursi Presiden AS. Paul menegaskan, dirinya berhenti berkampanye di setiap negara bagian yang belum menggelar pemilu primary.

"Kampanye kami akan terus berlanjut di Konvensi Partai Republik. Kami mencoba untuk memberikan pesan kepada para simpatisan Partai Republik bahwa kebebasan adalah jalan menuju kemajuan," ujar Paul, dalam email yang dikirim ke para pendukungnya, seperti dikutip Reuters, Selasa (15/5/2012).

Paul yang merupakan rival utama Mitt Romney di Partai Republik, mendesak para pendukungnya yang tak lain adalah kelompok libertarian republik agar aktif dalam politik. Paul juga masih ingin menyukseskan aspirasinya, meski harus mundur dalam pencalonan.

Bakal capres AS tertua ini sempat unggul di Maine dan Nevada. Paul juga sempat meraih dukungan yang banyak di sejumlah distrik AS.

Meski demikian, Paul dikabarkan hanya mengantongi 99 suara dari para delegasi, sementara itu Romney mendapatkan 949. Setiap bakal capres AS membutuhkan setidaknya 1.144 suara untuk tampil sebagai kandidat Presiden AS.

Dalam kampanyenya, anggota Kongres AS dari Texas itu kerap mendesak agar Pemerintah AS menghapuskan Federal Reserve dan menghentikan penempatan pasukan AS di sejumlah wilayah. Banyak para pendukung Paul yang mengatakan, mereka tidak akan ikut dalam pilpres AS bila Paul tidak tampil sebagai seorang kandidat presiden yang akan bertarung melawan Barack Obama.

Kakek berusia 76 tahun itu tampaknya juga tidak berniat untuk menambah masa jabatannya untuk yang kesekian kalinya, sebagai perwakilan dari Texas.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement