MILAN - Gempa 5,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Italia bagian utara dilaporkan menyebabkan setidaknya delapan orang tewas sementara beberapa orang lainnya terkubur di bawah reruntuhan bangunan. Demikian diberitakan oleh media setempat.
"Tiga orang dilaporkan tewas setelah tertimpa reruntuhan sebuah gudang di Medolla, tiga orang tewas di San Felice sementara dua orang lainnya dilaporkan tewas di Mirandola," tulis sebuah media lokal seperti dikutip BBC, Selasa (29/5/2012).
Menurut Badan Geologi Amerika Serikat (AS), gempa terjadi pukul 09.00 waktu setempat dan berpusat 40 kilometer (km) di Barat Laut Bologna, Italia. Kabarnya, gempa pun ikut mengguncang tenda pengungsian para korban gempa sebelumnya yang terjadi pada 20 Mei lalu. Gempa kabarnya juga terasa hingga ke Kota Milan dan Bologna.
Gempa kabarnya juga menyebabkan sambungan telepon ke wilayah utara Italia terputus. Beberapa jaringan kereta ke bagian Italia utara itu pun telah dihentikan.
Kawasan Italia bagian utara ini sebelumnya juga sempat diguncang gempa 5,9 SR pada 20 Mei lalu. Media lokal melaporkan, beberapa bangunan di kawasan Mirandola, Finale Emilia, San felice dan Cavezzo yang rusak akibat gempa pada 20 Mei lalu itu kini runtuh.
Gempa pada 2009 ini tercatat merupakan salah satu musibah terburuk dalam sejarah Italia karena menyebabkan 300 orang tewas. Tidak hanya itu gempa juga menyebabkan banyak bangunan berusia ratusan tahun runtuh. Gempa juga menyebabkan sekira 7.000 orang dilaporkan masih mengungsi di tenda-tenda darurat.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.