Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ruang Mewah Banggar DPR Sudah Bisa Dipakai

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Senin, 11 Juni 2012 |12:43 WIB
Ruang Mewah Banggar DPR Sudah Bisa Dipakai
(Ferdinan/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah nggota Badan Anggaran DPR hari ini sudah mulai bisa menggunakan ruang sidang yang sudah direnovasi dengan menelan biaya hingga Rp11,4 miliar. Ruang tersebut tampak megah dengan tiga LCD besar dan kamera khusus yang dapat memonitor jalannya sidang.
 
Namun, beberapa anggota Banggar tampak tidak puas dengan fasilitas yang ada.
 
"Ini yang kursi belakang seharusnya lebih tinggi. Kalau begini jadinya yang belakang enggak bisa lihat muka menterinya," ungkap anggota Banggar, Dewi Asmara saat meliha ruang sidang barunya, Senin, (11/6/ 2012).
 
Anggota Banggar lainnya, Edison Betaubun juga melontarkan kritikan senada. Menurut Edison, tidak ada yang istimewa dari perubahan ruangan yang menghabiskan anggaran miliaran itu. "Kok sama saja dengan ruang Banggar yang dulu. Saya kok tidak melihat ada perubahan seperti yang digembor-gemborkan media selama ini," kata Edison.
 
Sejumlah anggota juga mengeluhkan kursi baru bermerek Archigramma. "Ini kok enggak bisa dinaik-turunin kursinya," tutur beberapa anggota.
 
Ketua Badan Anggaran Melchias Markus Mekeng tak banyak berkomentar menanggapi kritikan para anggotanya. "Ini sudah jadi, pembahasan soal itu sudah kita lakukan. Dan untuk membongkar itu tidak mudah," katanya
 
Banggar kini memiliki dua ruang yang dapat digunakan untuk rapat. "Sehingga kinerja kita akan semakin efektif karena dua ruangan. Jadi Panja akan bisa berjalan bersamaan. Kita juga tidak perlu lagi rapat di hotel-hotel," kata Mekeng.

(Insaf Albert Tarigan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement