Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Universitas Texas bajak sistem GPS drone

Yesi Syelvia , Jurnalis-Senin, 02 Juli 2012 |11:48 WIB
Universitas Texas bajak sistem GPS drone
Drone Amerika Serikat (Presstv)
A
A
A

Sindonews.com - Sejumlah peneliti di Universitas Texas sukses membajak sistem Global Positioning System GPS pesawat tak berawak (drone) milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), US Department of Homeland Security (DHS).
 
Professor Todd Humphreys dan timnya berhasil membajak drone AS dengan memberikan "tipuan" pada sistem penerima GPS, di laboratorium navigasi Austin Radio di Universitas Texas, AS. 
 
Humphreys mengatakan manipulasi sistem GPS drone AS dapat dilakukan dengan cara memanipulasi sistem navigasi komputer, memberikan informasi palsu dan memberikan perintah baru ke dalam sistem komputer drone.
 
Ide untuk membajak sistem GPS drone AS didapatkan Humphreys saat Iran berhasil mengambil alih dan mendaratkan drone AS, Desember 2011 lalu.
 
"Kami memutuskan melakukakan percobaan, untuk membuktikan bahwa seseorang bisa mengambil alih kendali drone," ungkap Humphreys seperti dilansir dalam Presstv, Senin (2/7/2012).
 
Humphreys mengatakan kebanyakan drone AS tidak dilengkapi dengan kode sistem GPS. Ketiadaan kode membuat drone AS mudah disusupi, tentu saja kesempatan besar terbuka bagi siapa saja yang berniat membajak drone AS.
 
Humphreys mengatakan, ia dan timnya belum berhasil menjawab pertanyaan bagaimana cara Iran menangkap drone AS.
 
AS memiliki banyak jenis kendaraan tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) kebanyakan dilengkapi dengan kode sistem GPS,namun tidak dengan drone.
 
Saat ini beberapa perusahaan swasta di AS berencana membuat sebuah pesawat tak berawak untuk kepentingan komersial. Namun, biaya yang tinggi membuat biaya penelitian tentang drone menjadi terbatas.
 
 
 

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement