Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KA Angkutan Lebaran Mulai Operasi Selama H-7 dan H+7

Iman Herdiana , Jurnalis-Sabtu, 07 Juli 2012 |22:00 WIB
KA Angkutan Lebaran Mulai Operasi Selama H-7 dan H+7
Foto: Koran Sindo
A
A
A

BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menetapkan masa angkutan Lebaran selama 16 hari yang dimulai H-7 dan H+7 Lebaran 2012.

"Masa angkutan Lebaran ditetapkan selama 16 hari, dimulai pra Lebaran selama 7 hari (H1-7) pada 12 Agustus sampai 18 Agustus 2012 dan pasca Lebaran selama 7 hari (H2+7) atau mulai 21 Agustus sampai 27 Agustus 2012," kata Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono, Sabtu (7/7/2012).

Penetapan angkutan Lebaran tersebut disampaikan Sugeng melalui rilis Rencana Operasi Angkutan Lebaran 2012 PT KAI.

Lanjut Sugeng, KA Lebaran Kelas Komersial akan dijalankan mulai dari H1-5 sampai dengan H2+6 (14 Agustus 2012 hingga 26 Agustus 2012). Sedangkan KA Lebaran Ekonomi akan dijalankan mulai H-7 hingga H+7 (12 Agustus hingga 27 Agustus 2012).

Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada H1-3 atau 16 Agustus 2012. Sedangkan puncak arus balik Lebaran (pasca Lebaran) diperkirakan terjadi pada H2+5 atau 25 Agustus 2012.

Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan antisipasi lonjakan penumpang KA. Disusunnya rencana Operasi Angkutan KA akan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran PT. KAI. "Sehingga bisa memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa KA, dengan menitikberatkan pada keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan KA," ungkapnya.

Sarana yang disiapkan meliputi rangkaian KA Reguler sebanyak 178 KA, 18 KA tambahan Komersial dan 14 KA tambahan Ekonomi. Untuk armada lokomotif yang disiapkan sebanyak 166 unit, meliputi lokomotif dinas sebanyak 140 unit dan cadangan 26 unit. "Sedangkan armada kereta yang disiapkan berjumlah 1.392 unit," katanya.

Sedangkan prasarana yang disiapkan meliputi Alat Material Untuk Siaga (AMUS) pada titik-titik yang dianggap rawan seperti banjir dan longsor. PT KAI juga mengadakan pemeriksaan ekstra seluruh jalur KA serta perondaaan di lintasan KA pada waktu-waktu rawan.

"Selain itu juga bekerjasama dengan instansi terkait (Pemda, aparat keamanan) untuk keselamatan di perlintasan-perlintasan sebidang," katanya.

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement