NEW YORK - Seorang pegawai negeri di Departemen Pendidikan Amerika Serikat (AS) terpaksa dibekuk setelah terbukti menyimpan foto tersangka penembakkan Colorado, James "Joker" Holmes. Pria berusia 60 tahun itu pun dinyatakan terobsesi dengan Joker.
Polisi di Kota New York menghampiri rumah pegawai negeri yang tak disebutkan identitasnya, di Brooklyn. Mereka menangkap pria itu dan menyelidikinya.
Pria itu mengatakan kepada polisi bahwa sosok Joker Holmes mengingatkan pada dirinya ketika masih muda. Pria tersebut bersimpati dengan pembantai berusia 24 tahun itu, yang saat ini ditahan di sel isolasi Penjara Arapahoe.
Pegawai negeri itu ditangkap karena menaruh foto Joker di meja kerjanya. Setelah ditangkap, pria itu juga dibawa ke Rumah Sakit Bellevue untuk menjalani evaluasi kejiwaan dengan seorang psikiater. Tidak ada dakwaan yang dijatuhkan kepada pria berusia 60 tahun itu. Demikian, seperti diberitakan NBC, Jumat (27/7/2012).
Kantor Departemen Pendidikan tidak dapat mengeluarkan komentar mengenai isu penangkapan pegawainya yang diduga terobsesi dengan Joker. Nama pria itu juga tidak diumumkan oleh kepolisian setempat.
Penangkapan tersebut muncul di saat banyaknya individu-individu yang mulai terobsesi dengan Joker. Meski sosok Joker menjadi sosok yang amat dibenci oleh keluarga korban, Joker ternyata memiliki banyak penggemar di jejaring sosial Twitter. Beberapa gadis pun menganggap Joker bak pria yang cukup tampan.
Saat ini, proses penyelidikan atas pembantai yang membunuh 12 orang di bioskop Aurora, Colorado, masih berlanjut. Pengadilannya pun siap dilanjutkan pada Senin mendatang.
(Aulia Akbar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.