Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tawuran, Perkuliahan UMI Diliburkan Hingga Senin

Andi Aisyah , Jurnalis-Jum'at, 21 September 2012 |03:02 WIB
Tawuran, Perkuliahan UMI Diliburkan Hingga Senin
Ilustrasi
A
A
A

MAKASSAR - Perkelahian antarmahasiswa Fakultas Teknik UMI mendapatkan reaksi tegas dari pihak rektorat. Rektor UMI Professor Masrurah Mochtar mengaku sangat menyayangkan kejadian perkelahian yang menyebabkan satu korban meninggal dan satu dirawat itu.

Beberapa saat setelah tawuran berakhir, Rektor beserta seluruh dekan se-UMI melakukan rapat di kediaman rektor di Jalan Professor Abdurrahman Abasalamah. Pertemuan itu menghasilkan tujuh poin penting.

"Tak ada kegiatan perkuliahan hingga Senin nanti. Namun civitas akademik lainnya yang memiliki agenda kegiatan silakan masuk kampus. Kegiatan penyambutan mahasiswa baru juga ditiadakan. Pelaksanaan pesantren kilat di Padanglampe Pangkep sudah melingkupi semua. Kegiatan yang dilaksanakan di luar dari itu berarti melawan kebijakan kampus," tegas Masrurah didampingi akademisi UMI lainnya, Kamis (20/9/2012) malam di Makassar.

Masrurah menambahkan, rektorat mengutuk tindakan pelaku perkelahian baik yang sendiri maupun secara berkelompok sehingga mengakibatkan jatuhnya korban tewas. Pihaknya meminta aparat kepolisian memproses tuntas siapapun yang terlibat dalam aksi perkelahian itu. UMI kata dia tidak akan pandang bulu.

"Siapapun yang terlibat, apakah mahasiswa, alumni, dosen, atau elemen dari luar kampus lainnya harus diproses sesuai hukum yang berlaku," jelasnya.

Karena itu dia mengharapkan seluruh mahasiswa UMI tidak gampang terprovokasi atas masalah yang terjadi saat ini. Masrurah mengaku tidak membenarkan organisasi kedaerahan melakukan aktifitas di dalam kampus UMI.

"Yayasan Badan Wakaf UMI dan seluruh civitas akademika UMI turut berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda Ibrahim. Kami turut berbelasungkawa dan meminta kepada keluarga untuk tabah atas cobaan ini," pungkas Masrurah.

Sore tadi, di Kampus UMI Makassar terjadi perkelahian antarmahasiswa Fakultas Teknik. Akibat kejadian itu, mahasiswa Jurusan Elektro yang juga Ketua Himpuna Elektro UMI bernama Ibrahim (21) tewas karena terkena senjata tajam di perut sebelah kiri. Adapula seorang rekannya yang saat ini masih terbaring di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement