WASHINGTON - Senator Amerika Serikat (AS) John McCain menilai, negaranya patut mengirimkan seorang pejabat tinggi seperti halnya mantan Presiden Bill Clinton ke Timur Tengah. Utusan itu akan sangat baik guna membantu negosiasi damai Israel dan Palestina.
"AS harus berupaya menyelesaian isu Palestina dan Israel dengan seluruh kemampuannya. Banyak peristiwa yang menghambat proses perdamaian ini sukses," ujar McCain, seperti dikutip CBS, Senin (19/11/2012).
"Saya ingin mencari seorang pejabat tinggi seperti halnya mantan Presiden Bill Clinton untuk pergi kesana dan menjadi negosiator. Saya tahu, dia membenci saya yang mengatakan hal ini, tapi kita butuh seseorang dengan pengaruh dan wibawa yang baik guna mengajak pihak-pihak yang berseteru itu duduk di meja runding," imbuhnya.
Pada 2000 silam, Clinton menggagas upaya perdamaian di Timur Tengah dan mengajak Israel dan Palestina berdialog. Namun upaya perdamaian itu langsung gagal. Dan saat ini, Presiden AS Barack Obama justru tidak berkunjung ke Timur Tengah.
Obama menilai, lebih baik AS bekerja sama dengan TUrki dan Mesir untuk menghentikan konflik Israel dan Palestina. Dan bagi siapapun yang mendukung aspirasi Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mereka sama saja dengan mendukung eskalasi konflik di Gaza.
Sebagai seorang politisi Republik, McCain sepakat bahwa, AS harus memiliki banyak peranan di Timur Tengah, terutama dalam mengatasi konflik regional yang terus memanas. Namun McCain masih belum mengetahui seberapa besar pengaruh Presiden Barack Obama dalam mengatasi isu Israel dan Palestina.
"Kita membutuhkan kerja keras untuk memperoleh kredibilitas, karena saat ini, pengaruh kita sudah runtuh di Timur Tengah," tutupnya.
(Aulia Akbar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.