Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hujan Tiga Jam, Pemukiman dan Jalan Terendam Banjir

Zahirul Huda , Jurnalis-Selasa, 18 Desember 2012 |19:16 WIB
Hujan Tiga Jam, Pemukiman dan Jalan Terendam Banjir
Warga Susukan menerobos genangan banjir (Foto: Zahirul H/SindoTV)
A
A
A

SEMARANG- Sejumlah rumah di Kabupaten semarang, Jawa Tengah, terendam banjir akibat diguyur hujan deras selama tiga jam. Banjir juga menenggelamkan sejumlah ruas jalan.

Banjir setinggi 60 sentimeter terjadi di Perumahan Cemara Permai Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Selasa (18/12/2012) sore. Perumahan di kawasan Semarang atas tersebut, tak terhindar dari genangan air karena luapan Sungai Kaligung yang mengelilingi perumahan.

Menurut warga, Mulyono Simson, air sungai meluap setelah hujan deras mengguyur di wilayah Ungaran selama kurang lebih tiga jam. Karena tak mampu menampung air dan adanya penyempitan di pintu air, maka air pun menyerbu ke perumahan penduduk.

Mulyono menambahkan, perumahan tersebut menjadi langganan banjir jika terjadi hujan deras selama lebih dari dua jam. Namun banjir yang menggenang tak bertahan lama jika hujan mulai reda.

Banjir juga merendam beberapa ruas jalan di Susukan. Warga dan sejumlah kendaraan yang ingin bepergian melalui Jalan Raya Kutilang, terpaksa harus menerabas genangan air yang beraliran deras.

Sementara warga yang memilih jalan lain di Dusun Krajan, juga tak terhindar dari banjir. Sepeda motor yang tak mampu melewati genangan air, tak sedikit yang mogok dan harus diperbaiki.

Hingga Selasa petang, hujan dengan intensitas rendah masih turun di kawasan Ungaran. Warga yang rumahnya terkena banjir, cemas jika hujan deras kembali turun.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement