KAIRO – Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak, akan menjalani persidangan ulang dalam kasus kekerasan aparat pada Arab Spring pada 2011 lalu. Persidangan ulang tersebut dilakukan setelah pengadilan Mesir menerima banding yang diajukan oleh Mubarak.
Mubarak akan kembali disidang bersama dengan mantan Menteri Dalam Negerinya, Habib el-Adly. Kedua tokoh tersebut dianggap sebagai sosok yang paling bertanggung jawab atas aksi kekerasan aparat pada saat gerakan Arab Spring berlangsung.
Pemerintah Mesir menyatakan, Mubarak akan tetap berada dalam tahanan selama proses persidangan ulang berlangsung. Hal tersebut disebabkan karena mantan diktator itu kini juga sedang menghadapi tuntutan atas kasus korupsi yang dilakukan Mubarak saat ia berkuasa.
Keputusan Pengadilan Mesir itu sendiri disambut baik oleh masyarakat Mesir. Kubu yang pro-Mubarak berharap persidangan ulang tersebut nantinya akan dapat mengurangi masa hukuman yang sedang dijalaninya kini. Dalam pengadilan yang sebelumnya, Mubarak didakwa terbukti bersalah dan dikenai hukuman penjara seumur hidup.
Sedangkan kubu anti-Mubarak merasa, diterimanya banding akan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk memberikan tuntutan yang lebih berat kepada pria berusia 84 tahun itu. Demikian diberitakan Guardian, Senin (14/1/2013).
Presiden Mohamed Morsi sebelumnya telah membentuk sebuah komisi penyelidikan yang bertugas mencari bukti baru kejahatan Mubarak agar Pemerintah Mesir dapat menuntut mantan diktator itu dengan hukuman yang lebih berat.
Dalam temuannya, komisi penyelidikan itu mengungkapkan bahwa Mubarak mengawasi jalannya gerakan Arab Spring melalui sebuah televise yang terhubung dengan kamera pengawas di Lapangan Tahrir.
Hal tersebut berbeda dengan pengakuan Mubarak sebelumnya yang menyatakan dirinya tidak tahu-menahu dengan aksi kekerasan yang dilakukan aparatnya saat gerakan Arab Spring berlangsung.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.