SEOUL - Korea Utara (Korut) akhirnya berkomentar mengenai guncangan misterius bak gempa bumi yang baru saja terjadi di wilayahnya. Korut mengakui bahwa guncangan itu adalah efek ledakan sebuah miniatur bom atom.
Menurut media Pemerintah Korut, uji coba yang baru saja dilakukan merupakan uji coba yang aman. Hal itu pun ditujukan untuk menghadapi sikap Amerika Serikat (AS) yang diklaim mengancam keamanan Negeri Komunis Korea itu.
"Kami menggunakan miniatur bom atom yang ringan, ledakan dari bom itu jauh lebih besar ketimbang ledakan sebelumnya. Uji coba ini tidak menyebabkan efek negatif di sekitar lingkungan," demikian pernyataan Pemerintah Korut, seperti dikutip KCNA, Selasa (12/2/2013).
Uji coba nuklir yang baru saja dilakukan adalah uji coba pertama yang dilangsungkan Korut di bawah kepemimpinan Kim Jong-Un. Pada era Kim Jong-Il, Korut juga menggelar uji coba serupa dan menuai kecaman dari komunitas internasional.
Hingga saat ini, komunitas internasional belum berkomentar mengenai ledakan tersebut. Namun seperti diketahui, Korut terancam akan penguatan sanksi ekonomi yang sebelumnya sudah diumumkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pada awalnya, Korsel sudah menduga bahwa gempa bumi yang terjadi di wilayah Korut adalah gempa bumi palsu yang disebabkan oleh ledakan bom nuklir. Jepang pun sangat yakin, Korut baru saja melaksanakan uji coba nuklirnya.
(Aulia Akbar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.