BANJARNEGARA - Keluarnya gas beracun dari kawah-kawah aktif pegunungan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pernah terjadi pada 1979. Sebanyak 149 orang tewas akibat menghirup gas beracun dari Kawah Timbang. Kawah Sinila dan Kawah Timbang berdekatan.
Riyanto (64), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Batur, Banjarnegara, mengisahkan kembali peristiwa itu. Celana sobek yang sempat ditunjukkannya merupakan saksi bisu bagaimana dia berusaha menolong warga sekaligus menghindari gas mematikan tersebut.
Riyanto menyebut, peristiwa yang terjadi pada 20 Februari 1979 itu berlangsung tiba-tiba. Pada Senin, 19 Februari 1979, menjelang tengah malam, warga yang bermukim di sekitar Kawah Timbang sempat merasakan gempa.
Lalu pukul 03.30 WIB, Kawah Sinila meletus. “Warga Desa Kepucukan berusaha menyelamatkan diri karena kawah mengeluarkan lahar,” kata Riyanto.
Ratusan warga pun berlarian ke arah barat atau ke Kawah Timbang. Nahas, warga tidak menyadari bahwa ada gas beracun yang keluar dari Kawah Timbang. Saat menyeberangi jalan desa, satu demi satu warga tumbang dan tewas di lokasi.
Mendengar ada korban berjatuhan, pagi harinya Riyanto dan sejumlah warga berusaha menolong dan mengevakuasi korban. Namun saat akan mengangkat korban, Riyanto dan warga lainnya menghirup gas.
”Waktu gas terhirup, leher rasanya seperti tercekik,” ujarnya.
Tidak ada yang sadar bahwa tempat itu dialiri gas beracun. Gas tidak tercium, wujudnya pun tidak bisa dilihat.
Riyanto mengaku sempat berlari menjauhi lokasi, namun gas terlanjur masuk. Sekira 10 meter dari lokasi, dia ambruk. Dia baru sadar dan menyaksikan warga mencoba membangunkannya.
Kini, saat Kawah Timbang aktif kembali, Riyanto hanya berpesan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peringatan petugas.
Cerita Riyanto itu dibenarkan Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Tunut Pujiarjo.
“Warga dulu tidak tahu saat menyelematkan diri ke arah barat , di jalan ada aliran gas beracun dari Kawah Timbang,” tutur Tunut.
Berkaca dari peristiwa pilu itu, Tunut meminta kepada warga untuk menaati imbauan petugas.
Hingga saat ini Kawah Timbang masih berstatus Siaga. Warga diminta tidak beraktivitas di radius satu kilometer dari kawah.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.