ANKARA - Delegasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang ditugaskan untuk menyelidiki adanya penggunaan senjata kimia di Suriah, terpaksa kembali dengan tangan hampa. Mereka gagal untuk memasuki Suriah.
Tim yang dipimpin oleh seorang profesor asal Swedia, Ake Sellstrom, dikirim oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon. Sellstrom memastikan delegasi itu ditolak masuk ke Suriah dan akan kembali ke New York.
"Kami akan tiba di New York pekan depan. Pembicaraan akan dilanjutkan di level teratas untuk menyelidiki tuduhan penggunaan senjata kimia di Suriah," tutur Sellstrom, seperti dikutip Associated Press, Jumat (26/4/2013).
Sebelumnya pihak Pemerintahan Presiden Bashar Al-Assad menyebutkan pihak oposisi Suriah menggunakan senjata kimia dan mendesak agar PBB menyelidikinya. Sementara pihak oposisi mengeluarkan tuduhan serupa. Mereka mencurigai pasukan pemerintah menggunakan senjata kimia pada peperangan di dua wilayah terpisah.
Inggris dan Prancis langsung membawa isu senjata kimia itu ke ranah PBB. Pada akhirnya, Sekjen PBB Ban Ki-Moon pun memberikan tugas untuk melakukan penyelidikan atas laporan tersebut.
Setelah merampungkan persiapan teknis, delegasi PBB itu menunggu izin masuk ke Suriah setelah menunggu di Yunani-Siprus. Namun akhirnya izin itu tidak diperoleh dan delegasi PBB pimpinan Sellstrom pun akhirnya harus kembali ke New York.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.