Student Centre, Wadah Anak Undip Berkreativitas

Ade Hapsari Lestarini , Okezone · Minggu 05 Mei 2013 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 03 373 802061 tsb1h95laF.jpg Student Centre Universitas Diponegoro. (Foto: dok Undip)

JAKARTA - Universitas Diponegoro (Undip) kini mempunyai pusat kegiatan mahasiswa dengan meresmikan Student Centre di lingkungan kampus Undip Tembalang.

"Selain Student Centre, Undip sebelumnya juga sudah memiliki dua tempat bagi kegiatan mahasiswa yakni PKM Joglo Pleburan dan PKM Tembalang. Luas Bangunan Student Center ini sebesar 1.940 m2, dengan luas tanah sekira 6.946 m2," ujar Rektor Undip Prof. Sudharto P Hadi, dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Minggu (5/5/2013).

Dijelaskan Sudhatro, gedung ini mulai dibangun semenjak 25 Juli 2012 sampai Desember 2012. Student Centre memiliki beberapa ruang, yakni satu pendopo, 40 ruang bagi UKM, satu mushola, satu kantin, dan dua ruang transit.

Sudharto mengemukakan bahwa Student Centre ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa akan tempat mereka menuangkan kreativitas dan meningkatkan prestasi sesuai UKM dan tupoksi masing-masing.

"Semoga dengan dibangunnya Student Centre ini mahasiswa dapat semakin nyaman melakukan aktifitas sesuai tujuan masing-masing. Kegiatan organisasi dapat berjalan lancar dan menambah soft skill mahasiswa sebagai bekal mereka setelah lulus dari Undip," tuturnya.

Pembantu Rektor III, Drs. Warsito, SU juga berharap bahwa seluruh UKM yang menempati Student Centre dapat memelihara kebersihan gedung untuk memicu semangat dan membawa berkah. UKM di Undip terus bertambah setiap tahunnya. Tahun ini saja telah ada tiga UKM baru yang berdiri. Beliau berharap mahasiswa dapat melakoni kegiatan politik di kampus secara fair.

Mahasiswa pun harus dapat menempatkan diri kapan menjadi anggota organisasi ekstra kampus, kapan menjadi anggota organisasi intra kampus. Jika sedang ada di kampus, mahasiswa harus selalu menjunjung tinggi tri dharma. Menurut Warsito, mahasiswa tidak boleh membawa ideologi dalam organisasi ekstra kampus ke dalam kampus.

"Untuk membuat UKM ada beberapa kriteria, antara lain harus memenuhi kualifikasi, menunjang kegiatan perguruan tinggi, anggotanya minimal 20 orang, dalam satu tahun harus memiliki prestasi, dan kegiatan setiap tahunnya akan dievaluasi secara rutin. Setiap UKM juga memiliki standar tertentu dan diberi punishment jika tidak memenuhi standar, seperti dikurangi pendanaannya, ataupun dibubarkan. Sampai Mei ini sudah ada tiga UKM baru yang berdiri dan akan menepati Student Centre," imbuhnya.

Adapun sejak 2009 peningkatan prestasi yang terjadi mencapai hampir 50 persen. Maka dari itu, untuk mendorong mahasiswa selalu meningkatkan prestasi, setiap tiga bulan diumumkan secara terbuka prestasi yang diterima mahasiswa.

"Mereka yang berprestasi akan diberi hadiah dari kampus berupa piagam dan fresh money. Setiap tiga kali seminggu saya akan datang ke Student Centre. Supaya mekanisme kegiatan organisasi tidak terhambat, terutama jika mereka membutuhkan mediasi," jelasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini