Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden China Utarakan Belasungkawa Atas Tornado Oklahoma

Aulia Akbar , Jurnalis-Rabu, 22 Mei 2013 |09:53 WIB
Presiden China Utarakan Belasungkawa Atas Tornado Oklahoma
Foto : Presiden China Xi Jinping (Reuters)
A
A
A

BEIJING - Presiden China Xi Jinping mengutarakan belasungkawanya ke Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama atas tragedi angin tornado Oklahoma yang menewaskan puluhan orang. Tiupan angin itu juga meluluh-lantahkan beberapa wilayah di negara bagian tersebut.

Xi menyatakan simpatinya yang sangat mendalam ke Pemerintah AS dan warganya. Penasihat Kementerian Luar Negeri China Yang Jiechi dan Menteri Luar Negeri Wang Yi juga mengutarakan belasungkawa ke Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengenai bencana itu. Demikian, seperti diberitakan Xinhua, Rabu (22/5/2013).

Seperti diketahui, tornado itu menghancurkan banyak bangunan di Kota Moore, Oklahoma. Bahkan seorang penyiar radio setempat mendeskripsikan situasi di Moore serupa dengan situasi Afghanistan dan Irak yang baru saja dilanda perang.

Oklahoma juga mengalami krisis listrik akibat serangan tornado raksasa itu. Perusahaan Listrik Oklahoma (OGE) mulai memeriksa kerusakan yang terjadi. Mereka menduga proses pemulihan aliran listrik dan perbaikan bisa berlangsung lama.

“Beberapa wilayah kehilangan aliran listrik. Kami masih memeriksa seberapa jauh tingkat kerusakannya,” ujar juru bicara OGE Brian Alford.

Tornado yang menyerang Oklahoma pada Senin lalu, mengingatkan warga setempat dengan peristiwa yang terjadi pada 1999. Dalam serangan tornado 1999, puluhan warga turut dikabarkan tewas dan Oklahoma juga dilanda kerusakan yang cukup fatal.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement