WASHINGTON – Kelompok gay di Amerika Serikat (AS) menghentikan aliran dananya ke Partai Demokrat. Kelompok itu menganggap Partai Demokrat tidak lagi membela hak mereka.
Sikap itu terlihat dalam proses pembuatan undang-undang imigrasi AS. Politisi Demokrat menolak pasangan sejenis diperlakukan sama dengan pasangan normal dalam proses imigrasi.
“Sudah saatnya kita menolak sikap pengecut Partai Demokrat. Kita akan menghentikan bantuan dana hingga mereka mengubah sikapnya,” ujar aktivis gay AS Jonathan Lewis, seperti dikutip Reuters, Kamis (30/5/2013).
“(Partai Demokrat) hanya berkata manis saat kampanye saja,” lanjut Lewis.
Pada pemilu lalu, Presiden Barack Obama memang mendapat dukungan kuat dari kelompok gay. Sebagai balasannya, Obama berjanji akan membela hak-hak mereka.
Lewis mengaku memberi dana sebesar USD35 ribu atau setara dengan Rp344 juta (Rp9.876 per USD) ke Partai Demokrat tahun lalu. Lewis menyatakan, banyak rekan-rekannya yang juga memberi uang dalam jumlah besar ke partai itu.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.