Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pulang Sekolah, Kepala Dea Tertembus Peluru Nyasar

Heru Trijoko , Jurnalis-Kamis, 18 Juli 2013 |13:59 WIB
Pulang Sekolah, Kepala Dea Tertembus Peluru Nyasar
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

SLEMAN - Seorang siswi SMP di Kabupaten Purwokerto, Jawa Tengah, menjadi korban peluru nyasar. Hasil rontgen menunjukkan di kepala gadis belia tersebut positif bersarang proyektil peluru tajam yang diduga berasal dari senapan laras panjang standar milik aparat.

Dea Cantika Rahmasari (13) masih terbaring lemah di ruang intermediate care RSUP Sardjito, DIY. Siswi kelas VIII SMPN 3 Purwokerto itu harus mendapatkan perawatan intensif karena kepalanya tertembus timah panas.  

Dea mengatakan, kejadian bermula saat dia menunggu dijemput orang tuanya di warung dekat sekolah pada Rabu 17 Juli. Tiba-tiba sebuah benda menembus batok kepalanya hingga keluar banyak darah. Dea kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk dirawat.

Karena luka yang diderita parah, korban dirujuk ke RSUP Sardjito pada Kamis (18/7/2013) dini hari. Dea langsung mendapat pemeriksaan intensif, mulai pemeriksaan darah CT scan hingga rontgen kepala.

Kabag Humas dan Hukum RSUP Sardjito, Heru Nugroho, mengatakan, dari hasil foto rontgen diketahui peluru bersarang di rahang atas sebelah kanan dengan kondisi proyektil peluru masih utuh berukuran sekira 2,5 sentimeter. Peluru jenis itu biasanya berasal dari senjata laras panjang yang menjadi senjata standar aparat keamanan. 

Guna mencegah infeksi di kepalanya, tim dokter sudah memberikan antibiotik dosis tinggi dan obat penahan rasa sakit. Pihak rumah sakit juga akan segera melakukan operasi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di kepala korban.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement