PATI - Seorang bayi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, lahir dengan bobot jauh di bawah normal yakni hanya 0,5 kilogram. Bayi perempuan berusia hampir satu bulan itu kini dirawat intensif di RS Mitra Bangsa, Pati.
Untuk mengetahui perkembangan bayi, tim dokter spesialis selalu memantaunya setiap saat. Bayi dirawat dalam inkubator dengan suhu terkontrol dan bantuan pernapasan oksigen serta asupan nutrisi dari luar.
Anak pasangan Agung dan Naimatun, warga Desa Pagendisan, Kecamatan Winong Kidul, itu lahir pada Senin, 27 Agustus. Bayi lahir dalam usia janin 31 minggu akibat pendarahan yang dialami sang ibu.
Dengan perawatan intensif tim dokter, nyawa bayi yang diberi nama Aisyah tersebut hingga kini masih tertolong. Hampir satu bulan ini bayi mungil itu dalam kondisi baik meski harus dikontrol selama 24 jam.
Ketua tim medis yang menangani bayi, Bambang Sujarwo, mengatakan, kelahiran bayi dengan bobot 0,5 kilogram merupakan kasus langka. Penyebab kelahiran prematur bisa jadi karena sang ibu pernah mengalami keguguran sebelumnya dan kondisi rahimnya lemah.
“Karena prematur tersebut, bayi lahir dalam keadaan gizi buruk hingga pertumbuhannya tidak normal. Untuk memberi asupan nutrisi dokter memasang infus melalui tali pusarnya bukan melalu tangan atau kaki,” ujar Bambang, Selasa (24/9/2013).
Pihak rumah sakit masih berupaya untuk menyelamatkan bayi agar tumbuh normal. Rumah sakit juga membebaskan seluruh biaya perawatan bayi, karena orangtuanya dari keluarga ekonomi lemah.
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.