Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sutarman, Anak Petani yang Jadi Calon Kapolri

Bagus Santosa , Jurnalis-Rabu, 09 Oktober 2013 |17:39 WIB
Sutarman, Anak Petani yang Jadi Calon Kapolri
Komjen Pol Sutarman (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Belakangan nama Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman mencuat ke publik. Dia menjadi calon tunggal Kapolri menggantikan Jenderal Timur Pradopo yang pensiun Januari 2014.

Sutarman mengatakan tidak pernah berpikir bisa menjadi Kapolri. Sebab, anggota keluarganya yang lain hanya petani miskin. Hanya dia di keluarganya yang menjadi polisi.

"Saya sendiri dari keluarga petani yang sangat miskin. Tapi hal itu yang membuat kami sekeluarga menjadi sosok pekerja keras," cerita Sutarman di kediamannya, di Jalan Kucica X Blok JF 58 No 11, Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (8/10/2013).

Namun, nasib berbicara lain. Garis petani di keluarga Sutarman pun berubah menjadi garis polisi. Bahkan, kini ada tiga bintang yang melekat di pundaknya. Kalau mulus, bintang di pundaknya itu akan bertambah satu lagi.

"(Keluarga) enggak ada yang jadi polisi, ini dimulai dari saya," katanya.

Anak sulung Sutarman adalah Devina Ekowati Anindita, yang kuliah jurusan Dokter Gigi di Universitas Trisakti. Devina pun menikahi seorang polisi yang saat ini tengah mengikuti pelatihan kepolisian di Jepang. Dari rahim Devina, Sutarman dianugerahi tiga orang cucu.

Sedangkan, dua anaknya yang lain bersekolah kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Magelang, Jawa Tengah. Anak kedua Sutarman, Diki Dwi Budi, sudah lulus dari Akpol pada 2010 lalu. Kini dia berpangkat Ipda dan bertugas di wilayah Bogor dan sudah menikah. Sedangkan anak bungsu Sutarman, Danny Trisespianto Arif, saat ini masih dalam pendidikan di Akpol.

"Saya hanya beri ketauladanan ke keluarga. Memang capek (jadi polisi), jarang pulang dan lain-lain. Tapi mereka mau (jadi polisi). Mereka yang memilih, karena dengan seperti ini kedisiplinan terbentuk," cerita anak sulung dari lima bersaudara itu.

Selain membesarkan tiga orang anaknya, Sutarman juga harus menanggung biaya sekolah empat adiknya. Bahkan, hingga dia meminang Elly Sugiarti, Sutarman masih menghidupi empat adiknya. Padahal, saat itu gajinya masih sebesar Rp90 ribu.

"Saya hanya minta dia (Elly) untuk bisa hidup di asrama dan bisa membagi gaji saya supaya bisa dikelola dengan baik. Untuk makan, hidup, biaya adik-adik saya. Bagaimana caranya itu harus cukup," cerita Sutarman.

Namun, nasib pria kelahiran 1957 ini berjalan mulus. Semenjak lulus dari Akpol pada 1981, karirnya mulai menanjak. Sejumlah jabatan penting pun dipercayakan kepada Sutarman. Di antaranya Ajudan Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Kapolda Riau, Kapolda Jawa Barat, Kapolda Metro Jaya dan kini masih menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri.

Kini, Sutarman menjadi calon tunggal Kapolri. Nama Sutarman disodorkan oleh Presiden SBY ke DPR pada 27 September. Nama ini pun sudah masuk ke Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada awal Oktober lalu. Mantan Kapolda Metro Jaya ini rencananya akan menggantikan Jenderal Pol Timur Pradopo yang pensiun dan akan dilakukan fit and proper test pada 17 Oktober.

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement