Share

Rumah Dinasnya Didemo, Aher Protes

Oris Riswan, Okezone · Rabu 23 Oktober 2013 22:17 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 23 526 885940 EWrVqfXGlx.jpg Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan

BANDUNG- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), ternyata menyimpan unek-unek terkait aksi salah satu LSM yang sempat melakukan demonstrasi di depan rumah dinasnya di Jalan Otista, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

"Gedung Pakuan itu rumah dinas, di situ ada orangtua, ada anak-anak, ada mertua saya yang lagi sakit," kata Gubernur, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/10/2013).

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Menurutnya, jika ingin mendemo dirinya, lakukanlah di Gedung Sate yang merupakan kantor pemerintahan sekaligus kantornya. Alasannya, demonstrasi di rumah dinas dikhawatirkan mengganggu pihak yang tidak terkait dengan gubernur meski itu keluarganya. Apalagi ada mertuanya yang saat itu sedang sakit.

"Yang jadi Gubernur itu anaknya, bukan orangtuanya. Unjuk rasa boleh tapi silakan di Gedung Sate," tegasnya.

Apalagi ketika demo itu berlangsung, Aher sedang berada di luar kota. Tapi demo tetap dilakukan, bahkan sempat terjadi kericuhan. "Mereka (yang tinggal di Gedung Pakuan) bukan objek demo, tapi tinggal di rumah dinas. Mertua saya sedang sakit, sedang ada di rumah dinas. Dalam posisi itu ada demo, bahaya, enggak boleh," jelas Aher.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini