Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sengketa Pulau Galang, Gubernur Jatim Kirim Surat ke Mendagri

Nurul Arifin , Jurnalis-Jum'at, 25 Oktober 2013 |15:26 WIB
Sengketa Pulau Galang, Gubernur Jatim Kirim Surat ke Mendagri
Pakde Karwo bersalaman dengan pedagang pasar (Nurul Arifin/Okezone)
A
A
A

SURABAYA - Gubenur Jawa Timur Soekarwo akhirnya melayangkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait sengketa Pulau Galang antara Pemkab Gresik dan Pemkot Madura. Surat tersebut guna memperkuat status Pulau Galang sebagai area konservasi yang dikelola oleh Pemprov Jatim.

"Hari ini surat ke Mendagri langsung dikirim untuk memperkuat posisi Pualau Galang agar statusnya makin jelas sebagai kawasan konservasi," kata Pakde Karwo -sapaan Soekarwo- di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (25/10/2013).

Pakde Karwo mengaku telah membahas persoalan Pulau Galang dengan Komisi A (Bidang Pemerintahan) DPRD Jawa Timur. Pertemuan tersebut membahas sejumlah temuan dan data setelah dilakukan sidak ke pulau yang berada di perbatasan Surabaya dan Gresik itu.

Kata Soekarwo, surat tersebut bersifat penguatan saja. Sebab, mantan Mendagri Hari Sabarno sudah pernah menerima surat serupa dan memberikan balasan bahwa Pulau Galang masuk dalam kawasan konservasi.

"Saat ini Mendagrinya kan baru. Tapi saya yakin berkas itu masih ada. Dengan demikian posisi Pulau Galang semakin kuat sebagai kawasan konservasi," terangnya.

Soekarwo juga berencana menggelar pertemuan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membahas sertifikat. Namun, Gubernur memandang bahwa dengan BPN sifatnya administrasi, sehingga bisa dilakukan oleh pejabat terkait. Termasuk akan mengajak Pemkot Surabaya dan Pemkab Gresik untuk duduk bersama. "Sekarang ada gelombang besar dimana kepentingan negara harus dik edepankan,"  ujarnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement